Bush Dilempari Sepatu

bush-dilempari-sepatuSang Maha Pencipta berfirman: “Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya” (QS. At-Tîn [95]: 4).

Kira-kira Bush masuk kriteria ayat ini ga ya? Trus, apa sebutan yang pantas buat Bush?


Kalo Muntazer Al- Zaidi, 29 th, wartawan TV Al-Baghdadia, sebuah stasiun TV Iraq yang berbasis di Kairo, Mesir, malah meneriaki Bush begini “Ini salam perpisahan untuk mu, anjing”, ” Ini dari para janda, anak yatim dan mereka yang terbunuh di Irak.”

Dia berteriak sambil melemparkan sepatunya dua kali ke arah Bush. Peristiwa ini terjadi pada Ahad, 14 Des ’08 ketika Bush melakukan konferensi pers bersama PM Irak Nouri al-Maliki.

Muntazer dan siapapun yang berakal sehat pantas marah kepada Bush. Karena dialah yang nyata-nyata memimpin AS dan sekutunya melakukan penjajahan brutal terhadap Irak. Sejak invasi ke Irak 2003, AS masih menempatkan 150.000 pasukannya, meskipun telah kehilangan nyawa 4.209 tentaranya serta telah mengeluarkan anggaran USD 576 miliar (Rp. 6.336.000.000.000.000 dengan kurs Rp.11.000 per dollar). Akibatnya, hampir satu juta rakyat sipil terbunuh. Mengakibatkan jutaan wanita menjadi janda dan anak-anak menjadi yatim. Siapapun yang mau jujur pasti menaruh rasa pedih dan sakit yang mendalam. Inilah yang terungkap dari teriakan Muntazer, “Ini dari para janda, anak yatim dan mereka yang terbunuh di Irak”.

Kalau Muntazer yang sendirian saja berani melakukan hal itu, kenapa para penguasa Muslim di seluruh dunia yang menjadi pemimpin dan jendral dari ribuan tentara bersenjatanya tidak berani?

15 Tanggapan

  1. saya baru liat beritanya tadi pagi @ tv one…
    saya cuma pengen bilang sama umat,
    yang sedang terlelap,
    bahwa keberadaan Bush dan orang2 sepertinya,
    dengan jargon demokrasinya,
    dengan dalih war on terrorismnya,
    dengan segala propaganda busuknya,
    ibarat racun…

    kata orang,
    kalo pengen cepet2 mati, minum aja segelas racun
    dijamin, bisa koit dengan praktis, mudah, dan cepat….
    apalagi bagi orang yang emang lagi sakit, DM misal
    uda sakit, minum racun pula…
    wah lengkap banget ikhtiyar bunuh dirinya…

    tapi,
    keberadaan ustadz,
    dan orang2 seperti antum,
    dengan perjuangannya untuk menegakkan Ideologi Islam,
    ibarat insulin yang sangat dibutuhkan oleh penderita DM,
    hanya dengan insulin itulah
    ia tetap bisa hidup…

    jadi,
    apalagi yang ditunggu ???
    tidak ada kata terlambat sebelum IdeologiNya tegak @ muka bumi ini,
    saya pun belum genap 2 taun memulai karir ini,
    tapi, jelas !!!
    saya tidak mau hanya jadi penonton,
    karena kemenangan hanya milik pemain…

    finally ustadz,
    saya tunggu tulisannya tentang,
    hyperkes dalam Islam,
    jazakallah…

    Yups.
    Umat sdg sakit parah akibat serangan virus Sepilis (Sekulerisme, Pluralisme & Liberalisme) turunan dr kapitalisme.

    Mereka butuh obat yg cespleng dg penanganan dokter ahli dan spesialis yg mudah dihubungi. Ga pake ribet.

    Obatnya Islam Kaffah.
    Resepnya dari Quran Sunnah.
    Dokternya adalah pengemban dakwah.
    Tempat prakteknya dimana saja di bumi Allah SWT.
    Waktunya kapanpun selama kontrak di dunia blm habis.
    Tarifnya Ikhlas lillahi ta’ala.

    Wah kalo pelayanan kayak gini buaanyak dan terus menerus diperbanyak. Dijamin Umat bisa cepet sembuh neh.

    Lowongan:
    Dicari Dokter dan calon Dokter utk menyembuhkan umat.
    He..he..

  2. dilempar sepatu…

    commendnya ‘biar ajah’.. itu ga seberapa dbnding keganasan bush yang mendholimi saudara-saudara kita…

    itu cuman dilempar pake sepasang sepatu yach???.. mm kalo dilempar pake yang lebih ngeri gmna ya… !??!?!?!

  3. mmmm….
    Apakah Tindkan Zaidi adalah gerakan awal dari para rakyat yang benci terhadap Imperialisme><<<
    Ataukah…
    Tindakan Zaidi sebagai gerkan awal untuk menenarkan Bush….Walo dah di lempar dia kelihatan tenang, sabar dan baik hati <<<>>>>
    Ataukah…
    Hanya Anda yang bisa mengartikan Sendiri…
    Sesuai dengan Persepsi..Anda Masing222
    Yang Jelas…
    Kalau Saya…
    Saya Ga Akan Melempar Sepatu…
    Akan tetapi saya akan lempar Ideologi Islam untuk dijelsakan ke BUSH…
    Tapi kalau tetap ga Mau Dengar ya..
    Terpaksa saya akan Melempar BOM Kemukanya..
    Biar lagsung KoIT..wAKTU Itu Juga…
    Dan bila dihukum..sekalian Hukumannya…
    Daripada sekarg..Hanya Lempar SEpatu..Dihukum 15 TAHUN…
    Seperti Hukuman Seorang Pembunuh di Indonesia…
    Sama2 seperti hukuman mati…yah….
    yah…
    mmmmmm…
    Anda Persepsikan sendiri aja..yah>>>>>
    GOOD LUCK ISLAM….
    INGAT-INGAT !!!!!
    KAPILAISME AKAN HANCUR…..TEERUSSSSSSSSS
    NUNGGU APA KITA???????
    Kalo ga NUNGGU uMAT uNTUK bERUBAH…….kE
    sistem ISLAM……ONLY….ONLY…ONLY….

  4. usul
    kalo aq sendiri sebenarnya kurang sepakat kl bush di lempar sepatu, jd kynya kurang sopan gitcu”””
    cocoknya tuh dilempar pake tulang ato ikan bandeng aja …di jamin pasti tepat sasaran ke mulutnya bush…kl ga kena pasti menggonggong…>”=+@$$%^ *_*

  5. senin malem lihat videonya temen yang kerja di TV

    kenapa yang berani melempar sepatu hanya satu orang…

    kemana orang-orang yang lain yang berani menyampaikan kebenaran di hadapan penguasa…

    kemana Hamzah – Hamzah yang lain yang berani di hadapan penguasa, apakah hanya Muntazer yang hanya bisa masuk ke ruangan memakai sepatu ia gunakan untuk melempar..

    Kemana kaum muslim yang lain…

  6. blog anda bagus, ada saljunya….jadi dingin
    tapi, benarkah salju itu dingin?

  7. Ribuan warga Irak turun ke jalan menuntut pembebasan reporter yang melempar sepatu ke muka Presiden Bush. Dalam aksi itu massa membawa poster menuntut pembebasan Muntadhar al-Zaidi yang saat ini tengah ditahan pasukan keamanan Irak. Mereka juga membawa sepatu yang menggambarkan insiden pelemparan sepatu terhadap Bush. Penguasa boneka Irak merasa malu atas aksi berani al-Zaidi itu, tetapi penguasa itu diam terhadap kejahatan AS yang telah memporakporandakan negeri yang pernah menjadi Islam kuasa pada era Khilafah Abbasisyah tersebut.
    Muntadhar al-Zaidi saat ini masih ditahan aparat polisi Irak. Ia terancam hukuman penjara maksimum 7 tahun, jika didakwa melakukan perbuatan agresi terhadap kepala negara yang berkunjung. Padahal, ia hanya mengemukakan perasaannya atas tindakan jahat Bush.

    Keberanian yang Dianggap Aib

    Sementara itu pemerintah boneka Irak, menganggap aksi lempar sepatu itu sebagai sebuah aib bagi pemerintah Irak. Pelaku pelemparan Muntaer al-Zaidi, 28 tahun, dituding telah menghina negaranya dan tindakannya sebagai ‘aksi barbar’.

    “Dia akan segera dikirim untuk diadili atas dasar penghinaan terhadap negara Irak,” ujar Penasehat Media Perdana Menteri Irak, Yasin Majeed, sebagaimana dilansir Reuters, Senin (15/12/2008).

    Pemerintah Irak juga meminta kepada stasiun televisi tempatnya bekerja Al-Baghdadiya, untuk meminta maaf. Alasan pemerintah Irak, Al-Baghdadiya telah membuat aksi pelemparan tersebut seolah-olah sebagai tindakan patriotik.

    Namun bagi keluarganya, Muntazer dianggap sebagai pahlawan. Aksi pelemparan tersebut dianggap mewakili perasaan rakyat Irak terhadap penindasan yang dilakukan tentara Amerika Serikat. Tentu saja bukan hanya bagi keluarganya, seluruh kaum Muslim dan masyarakat dunia mengacungkan jempol untuk keberanian al-Zaidi, ketimbang para penguasa boneka Irak.

    “Saya yakin banyak rakyat Irak lainnya yang ingin melakukan apa yang dilakukan Muntazer. Muntazer selalu bilang, anak-anak di Irak harus kehilangan ayahnya karena Bush,” ujar adik Muntazer, Udai al Zaidi.

    Seorang guru Geografi di sebuah sekolah SD di Baghdad mengatakan kebanggaan kepada para siswanya jika mereka melihat video pelemparan sepatu itu. “Semua orang Irak harus bangga atas keberanian orang Irak ini, Muntadhar. Sejarah akan mengingatnya selalu,” katanya.

    “Saya bersumpah demi Allah, dia adalah seorang pahlawan,” kata saudarinya, Umm Firras, ketika ia melihat berulangkali aski saudaranya itu melalui stasiun satelit Arab. “Semoga Allah melindunginya,” lanjutnya lagi.

    Al-Zaidi bergabung dengan televisi al-Baghdadia pada bulan September 2005 setelah ia lulus dari Universitas Baghdad dengan memperoleh gelar sarjana komunikasi. Ia sempat ditangkap oleh tentara Amerika pada bulan Januari.

    Siapa yang Seharusnya Meminta Maaf?

    Perdana Menteri Irak Nouri al-Maliki mendesak stasiun televisi al-Baghdadia, tempat di mana al-Zaidi bekerja, untuk menyampaikan permintaan maaf secara terbuk.

    “Tindakan itu merusak reputasi jurnalis Irak dan jurnalisme pada umumnya,” demikian statemen kantor PM Irak seperti dilansir San Francisco Chronicle, Selasa (16/12/2008).

    Pihak al-Baghdadia malah memasang foto Zaidi di sudut layar seharian penuh. Bahkan, stasiun televisi itu mengundang para penonton untuk menyampaikan opini mereka. Hasilnya, sebagian besar penelopon mendukung tindakan al-Zaidi yang melempar sepatu ke muka Bush.

    Wajar, bagi pemerintah Irak aksi berani al-Zaidi itu dianggap sebagai aib, menunjukkan penguasa Irak itu hanyalah penguasa boneka yang lebih memilih menyenangkan tuannya. Mereka menyebut aksi al-Zaidi sebagai kemarahan atas kejahatan Bush sebagai ‘aksi barbar’, sementara mereka diam terhadap aksi barbar yang sesungguhnya, yang telah dilakukan oleh Bush dan sekutunya di negeri tersebut.

    Al-Zaidi yang sesungguhnya ia hanya mengungkap kemarahan atas tindakan brutal yang telah menewaskan kaum Muslim di Irak, diatahan dan tempat ia bekerja didesak untuk menyampaikan permohonan maaf. Sementara itu Bush yang tangannya berlumuran darah atas kaum Muslim di negeri tersebut, dibiarkan begitu saja. Sungguh, sikap penguasa yang tak memiliki keberanian dan harga diri.

    Sebenarnya Rasulullah telah menggambarkan hal ini seperti dalam sabdanya, “Kelak umat-umat lain akan mengerumuni kalian seperti orang-orang yang lapar mengerumuni hidangan mereka. Salah seorang bertanya, “Adakah karena jumlah kita sedikit pada saat itu?”, Nabi Saw. menjawab, “Tidak, pada saat itu jumlah kalian banyak, namun kalian seperti buih di lautan. Allah akan menghilangkan perasaan takut dari hati musuh kalian dan Allah akan mencampakkan “wahn” ke dalam hati kalian”. Salah seorang bertanya, “Apa itu wahn ya Rasulullah?” Nabi Saw menjawab, “Cinta kehidupan dan takut kematian.” (HR. Abu Dawud dan Ahmad)

    Demikianlah kondisi umat Muslim saat ini, ketika pelindung mereka tiada. Sementara para penguasanya lebih mencintai kehidupan dan takut kematian, mereka tidak berani menghadapi kebrutalan AS, yang terjadi malah berjabat tangan dengan penguasa yang berlumuran darah itu. Hanya Khilafah yang akan segera mengadili tindakan jahat Bush, menghentikan ketakutan para penguasa boneka. Khilafah juga akan mengakhiri penderitaan yang menimpa dunia Muslim, termasuk di Irak. Insya Allah, takkan lama lagi! [mh/dtk/ap/syabab.com]

  8. malah saking kesohornya ampe dibuat versi game dan masuk adegan dalam film komedi…

  9. Mau komen kok g jadi lha wong Mas Ardi ini sudah ambil jatahku🙂

  10. ternyata banyak blogger dunia yang benci bush: grupnya ada di http://www.bushstupid.multiply.com...

    but we must have mp first.

  11. Masih untung dilempar sama sepatu..coba kalau dilempar pake granat?!!.

    Kalau saya mungkin juga akan melakukan hal itu.

  12. hmm..
    awalnya saya tidak ingin berkomentar,
    tapi melihat ternyata banyak sekali yang leaved comment,
    saya jadi tertarik untuk ikut campur sedikit…

    kalo sebelumnya saya ngomong sama mad’u,
    sekarang saya jadi pengen ngomong sama hamilud dakwah yang disebut ustadz Sugiono sebagai dokter dan calon dokter…

    entah kenapa ya, saya ko kali ini justru berpikir yang sebaliknya dari antum semua…
    kalo Gusti Dana bilang, mungkin juga akan melakukan hal itu,
    saya justru dengan tegas mengatakan tidak akan melakukan hal itu…
    tau kenapa ???
    karena bagi saya, itu hal terbodoh dan emosional yang pernah saya tau selain kasus monas kemaren…
    sorry 2 say aja,

    sependek yang saya pahami,
    amar makruf itu bisa dilakukan dengan 3 jalan :
    melalui kekuatan, melalui lisan, dan melalui hati alias doa doang….
    setelah melakukan pertimbangan dengan akal yang mustanir,
    dan ternyata kemampuan kita cukup untuk melakukan amar makruf dengan menggunakan kekuatan, ya silahkan…
    tapi kalo dipikir2, sapa zaidi sampai berani2nya nampar Bush pake sepatu ???

    ini bukan soal saya ga berani mati,
    tapi ini soal rasional ga siy tindakan kita ???
    mateng ga siy tindakan kita ???
    ya iya siy, marah ya marah,
    benci ya benci,
    saya juga benci setengah mati tuh liat Bush masih juga idup,
    tapi saudaraku, INGATLAH KEMBALI!!!
    inti dan akar masalahnya bukan pada Bush, tapi pada sistem kapitalisme yang sekarang sedang tegak @ muka bumi….
    kalo boleh saya bilang, zaidi tu ga fokus n emosional banget…
    kalo cara yang begitu itu dibenarkan,
    kenapa pake dakwah pemikiran ???
    gabung aja sama jemaahnya almarhum imam samudra….
    bukan sepatu lagi, tapi BOM
    berez kan ???

    tapi ternyata persolannya ga berez2 juga,
    malah akhirnya si zaidi jadi disiksa 36 jam tanpa henti,
    ya iya deh, silahkan bilang ga nyesel,
    tapi faktanya, berakhirkah keterpurukan ini ???

    bahkan, saya jadi berpikir,
    mungkin setelah kejadian ini,
    justru akan ada sesuatu yang bisa dijadikan sebagai legitimasi untuk tidak memudahkan pers meliput setiap berita yang ada,
    harus diperiksa dulu tuh para wartawan,
    asal dari mana ????
    ikut organisasi ga ???
    kalo iya, ikut organisasi apa ???
    bla3…

    tapi yang paling saya pikirkan adalah,
    saya khawatir kejadian ini terlalu dilebih2kan,
    sehingga, bukannya fokus,
    tapi justru malah mengalihkan perhatian hamilud dakwah dari tugasnya untuk memikirkan umat…
    saya khawatir, kejadian ini malah jadi fokus perbincangan para hamilud dakwah,
    tidak kah sebaiknya dicukupkan sampai pada,
    Bush dan teman2nya harus bisa mengambil pelajaran dari ini semua,
    daging muslimin itu tidak empuk, tidak mudah keimanan itu luntur dari diri mereka sekalipun nyawa taruhannya…

    tapi, kira2 ini rekayasa bukan ya ???
    secara, ini adalah hal yang terlewat emosional untuk dilakukan ???
    bagi Amerika,
    sangat mudah sekali untuk membuat konspirasi begini,
    jangankan zaidi, wong sadam hussein aja ga jelas kabarnya,
    disiksa ato ga ??? mati ato ga ???
    ujung2nya adalah seperti yang saya bilang tadi @ atas,
    kasiyan para wartawan,
    lebih kasiyan lagi kita sang hamilud dakwah yang setiap saat wa’yul siyasinya harus jalan, tapi…
    kalo ga ada berita, ga ada data, modal iman n tsaqofah doang, ya susah banget nganalisa,
    analisanya jadi ga kuat alias prematur…

    yah, begitulah kenapa dari awal saya ga pengen berkomentar terkait dengan kasus zaidi…
    tapi, jelas ini hanya analisa prematur saja….
    dari comment saya ini,
    saya hanya berharap,
    semoga para dokter dan calon dokter_yang jauuuuu….hhh lebih lama bergelut dalam dunia dakwah ini_sehingga lebih banyak pengalaman dan tsaqofahnya daripada saya_tidak terpalingkan dari fokus masalah yang sebenarnya…
    itu saja, tidak lebih, tidak kurang.
    … … …

  13. MUNGKIN AL ZAIDI KURANG PERHITUNGAN , SEBAIKNYA TUH DILEMPAR PAKE BOM AJA BIAR BUSH MATI

  14. bukan hanya kurang perhitungan,
    even more, konyol….
    saya jadi ingin bertanya kepada setiap orang yang berpikiran sama dengan seleb satu ini,
    apakah sangat sulit untuk berpikir jernih ketika kebencian itu telah memuncak ???
    coba deh pikir !
    sekalipun Bush mati, toh ada Obama sekarang,
    tar, Obama koit, ya pasti akan ada new comer lagi yang diproduksi oleh sistem kapitalisme,
    terus dan terus….
    intinya,
    selama sistem yang satu itu tetep aktif berproduksi karena masih tetep exist @ muka bumi ini,
    ya orang2 setype Bush juga ga akan punah…

    saya jadi berpikir, orang2 yang menganggap langkah zaidi tepat,
    OK lah mungkin berpikirnya,
    mati…teruz syahid…..teruz masuk surga,
    simple sentence pahala oriented,
    tapi coba deh telusuri lagi,
    apa dasar kebencian antum terhadap Bush ???
    karena dy mendhzalimi saudara2 kita bukan ??!!!
    berarti fokus dong sama tujuan awal,
    kira2 kalo Bush uda mati, saudara2 kita uda ga terdhzalimi kah ???
    jangankan yg @ palestine, yang deket2 aja, yang sekampung, pada ga sekarat kah mereka gara2 BBm naik ????
    padahal BBM tu kan milik rakyat, milik kaum muslimin,
    tapi faktanya ???? mereka terdhzalimi !!!!!
    jadi,
    berhentilah berpikir INDIVIDUALIS !!!!
    antum mungkin enak mati teruz masuk surga,
    tapi saudara2 kita yang masih idup,
    bagaimana dengan mereka jika para pejuangnya lebih memilih untuk mati sebelum inti masalahnya berakhir ???
    mati, tapi tanpa hasil….
    maka,
    jika antum masih juga berpikir langkah zaidi tepat,
    sungguh,
    SELAMAT BAGI KAPITALISME YANG TELAH BERHASIL MENDIDIK ANDA, MENGEMBAN IDE INDIVIDUALISME
    jihad ato isbak baqa’ aliaz kompensasi kemarahan????

  15. Si Bush-uk itu lebih baik dilempar pake bom sejenis C4 atau sekalian aja yang lebih dari pada itu.. biar jasadnya musnah tanpa bekas..!! seperti matinya Bhu dalam komik Dragon Ball .. hehe..🙂 Toh namanya khan udah mirip.. Bhu dan Bush… !! Ayoo..saatnya serukan dan satukan langkah..!! GANYANG BUSH !! HANCURKAN PERADABAN DAN IDEOLOGINYA YANG BUSH-UK!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: