Khutbah Rasulullah SAW di Padang Arafah

“Wahai manusia sekalian, dengarkanlah perkataanku ini, karena aku tidak mengetahui apakah aku dapat menjumpaimu lagi setelah tahun ini di tempat wukuf ini.

Wahai manusia sekalian,

Sesungguhnya darah kamu dan harta kekayaan kamu merupakan kemuliaan (haram dirusak oleh orang lain) bagi kamu sekalian, sebagaimana mulianya hari ini di bulan yang mulia ini, di negeri yang mulia ini.

Ketahuilah sesungguhnya segala tradisi jahiliyah mulai hari ini tidak boleh dipakai lagi. Segala sesuatu yang berkaitan dengan perkara kemanusiaan (seperti pembunuhan, dendam, dan lain-lain) yang telah terjadi di masa jahiliyah, semuanya batal dan tidak boleh berlaku lagi. (Sebagai contoh) hari ini aku nyatakan pembatalan pembunuhan balasan atas terbunuhnya Ibnu Rabi’ah bin Haris yang terjadi pada masa jahiliyah dahulu.

Transaksi riba yang dilakukan pada masa jahiliyah juga tidak sudah tidak berlaku lagi sejak hari ini. Transaksi yang aku nyatakan tidak berlaku lagi adalah transaksi riba Abbas bin Abdul Muthalib. Sesungguhnya seluruh transaksi riba itu semuanya batal dan tidak berlaku lagi.

Wahai manusia sekalian,

Sesungguhnya setan itu telah putus asa untuk dapat disembah oleh manusia di negeri ini, akan tetapi setan itu masih terus berusaha (untuk menganggu kamu) dengan cara yang lain. Setan akan merasa puas jika kamu sekalian melakukan perbuatan yang tercela. Oleh karena itu hendaklah kamu menjaga agama kamu dengan baik.

Wahai manusia sekalian,

Sesungguhnya merubah-rubah bulan suci itu akan menambah kekafiran. Dengan cara itulah orang-orang kafir menjadi tersesat. Pada tahun yang satu mereka langgar dan pada tahun yang lain mereka sucikan untuk disesuaikan dengan hitungan yang telah ditetapkan kesuciannya oleh Allah. Kemudian kamu menghalalkan apa yang telah diharamkan Allah dan mengharamkan apa yang telah dihalalkanNya.

Sesungguhnya zaman akan terus berputar, seperti keadaan berputarnya pada waktu Allah menciptakan langit dan bumi. Satu tahun adalah dua belas bulan. Empat bulan diantaranya adalah bulan-bulan suci. Tiga bulan berturut-turut : Dzul Qa’dah, Dzul Hijjah, dan Muharram. Bulan Rajab adalah bulan antara bulan Jumadil Akhir dan bulan Sya’ban.

Takutlah kepada Allah dalam bersikap kepada kaum wanita, karena kamu telah mengambil mereka (menjadi isteri) dengan amanah Allah dan kehormatan mereka telah dihalalkan bagi kamu sekalian dengan nama Allah.

Sesungguhnya kamu mempunyai kewajiban terhadap isteri-isteri kamu dan isteri kamu mempunyai kewajiban terhadap diri kamu. Kewajiban mereka terhadap kamu adalah mereka tidak boleh memberi izin masuk orang yang tidak kamu suka ke dalam rumah kamu. Jika mereka melakukan hal demikian, maka pukullah mereka dengan pukulan yang tidak membahayakan. Sedangkan kewajiban kamu terhadap mereka adalah memberi nafkah, dan pakaian yang baik kepada mereka.

Maka perhatikanlah perkataanku ini, wahai manusia sekalian..sesungguhnya aku telah menyampaikannya..

Aku tinggalkan sesuatu bagi kamu sekalian. Jika kamu berpegang teguh dengan apa yang aku tinggalkan itu, maka kamu tidak akan tersesat selama-lamanya. Itulah Kitab Allah (Al-Quran) dan sunnah nabiNya (Al-Hadits ).

Wahai manusia sekalian..dengarkanlah dan ta’atlah kamu kepada pemimpin kamu, walaupun kamu dipimpin oleh seorang hamba sahaya dari negeri Habsyah yang berhidung pesek, selama dia tetap menjalankan ajaran kitabullah (Al- Quran) kepada kalian semua.

Lakukanlah sikap yang baik terhadap hamba sahaya. Berikanlah makan kepada mereka dengan apa yang kamu makan dan berikanlah pakaian kepada mereka dengan pakaian yang kamu pakai. Jika mereka melakukan sesuatu kesalahan yang tidak dapat kamu ma’afkan, maka juallah hamba sahaya tersebut dan janganlah kamu menyiksa mereka.

Wahai manuisia sekalian.

Dengarkanlah perkataanku ini dan perhatikanlah.

Ketahuilah oleh kamu sekalian, bahwa setiap muslim itu adalah saudara bagi muslim yang lain, dan semua kaum muslimin itu adalah bersaudara. Seseorang tidak dibenarkan mengambil sesuatu milik saudaranya kecuali dengan senang hati yang telah diberikannya dengan senang hati. Oleh sebab itu janganlah kamu menganiaya diri kamu sendiri.

Ya Allah..sudahkah aku menyampaikan pesan ini kepada mereka..?

Kamu sekalian akan menemui Allah, maka setelah kepergianku nanti janganlah kamu menjadi sesat seperti sebagian kamu memukul tengkuk sebagian yang lain.

Hendaklah mereka yang hadir dan mendengar khutbah ini menyampaikan kepada mereka yang tidak hadir. Mungkin nanti orang yang mendengar berita tentang khutbah ini lebih memahami daripada mereka yang mendengar langsung pada hari ini.

Kalau kamu semua nanti akan ditanya tentang aku, maka apakah yang akan kamu katakan? Semua yang hadir menjawab: Kami bersaksi bahwa engkau telah menyampaikan tentang kerasulanmu, engkau telah menunaikan amanah, dan telah memberikan nasehat. Sambil menunjuk ke langit, Nabi Muhammad kemudian bersabda : ” Ya allah, saksikanlah pernyataan mereka ini..Ya Allah saksikanlah pernyatan mereka ini..Ya Allah saksikanlah pernyataan mereka ini..Ya Allah saksikanlah pernyatan mereka ini ”

[sumber: Hadits Bukhari dan Muslim].

10 Tanggapan

  1. Subhanallah..terima kasih atas tambahan pengetahuan dari cerita Rasulullah SAW.

    alhamdulillah. fastabiqul khoirot yuuuk

  2. well,
    amazing speech by the most amazing speaker…
    if I was there @ that time,
    l would like 2 say…
    l’d never thought l would find this wonderfull life
    since l found U n Ur dien…
    so now, l can’t imagine how hard it is
    if l have 2 face this whole life time
    without U beside me
    coz l was born 2 b devoted 2 Ya, my Love
    Allah…

    na’am yaa ukhti

  3. Ini Bahasa Alien ato aku yang alien ya?? g ngerti blass

    Mas ini bisa2 aja. Haluuus bgt nyindirnya.
    Bilang aja terjemahanx kok jeleek bgt. he..he..he..
    bantuin edit dooong..

  4. Bukan Bang Sugi tapi tulisan inggris mbak Shopiyah itu loh

    Oolala pooo po
    Afwan bin sory Mas Kureng
    iya nih..Mba Opi, pake bahasa yg merakyat dooong
    misal Bhs. Arab. he..he..he..
    Kan merupakan bahasa pemersatu umat seluruh dunia.
    Sekalian belajar bahasax penghuni surga gituu.
    Mau?

  5. Nyampein kebenaran aja susah apa lagi melaksanakan ya, harus istiqomah. Terima kasih sudah berkunjung salam kenal

    Tul Mas. Sampai2 AllahSWT memberi 4 trik agr kt ga rugi lahir batin:
    1-Beriman kpd AllahSWT (bkn sekedar percaya tapi hrs meyakini dg bukti2 riil)
    2-Beramal Shalih (niat ikhlas+sesuai tuntunan Islam)
    3-Saling menasehati dlm kebenaran
    4-Saling menasehati dlm kesabaran
    OK deh Mas. Thanx ats kunjunganx. Rajin2 maen yaaa..

  6. Hanya khilafah yang akan membawa kembali kemuliaan bagi kaum Muslim sehingga menempatkan kembali loyalitas mereka hanya untuk Allah, Rasul-Nya dan kaum Mukmin dan bukan untuk kaum Kafir. Untuk itu, kaum Muslim sudah menjadi kewajiban untuk mengembalikan kembali kemulian Islam dan umatnya dengan berjuang demi tegaknya syariah di bawah payung bendera Rasulullah Saw. laa ilaaha illallah muhammad rasulullah. Kapan? Tentu saat ini, sebelum ajal tiba. Insya Allah!

  7. fiuh.. akhirnya bisa on line lagi…
    ternyata langsung dapet teguran…
    af1 sebelumnya ustadz,
    sependek yang saya tau, pake bahasa orang bule mubah aja
    dengan pertimbangan,
    bahasa orang bule menurut saya pribadi lebih bagus ketimbang bahasa indo
    tapi juga lebih banyak orang yang bisa ketimbang bahasa arab (including me),
    cuma itu ustadz…

    tapi… ya deh, atas permintaan calon penghuni surga,
    saya akan coba dikit2 translate ke bahasa pemersatu umat…

    idzaa fi dzaalika al wakti kuntu hunaaka akuulu…
    lastu dhonna qoobaltu al hayatu assyadiidi
    mundu qoobaltullaahi, wa diinullahi…
    al aan laa astathi’u atashowwaru kaifa tsaqola
    idzaa ajibu uwajihu kullu hayatii biduunallahi ‘indii
    liannii wulida liukhbiro ilaa Habibii, Allah…

    he..he..
    af1 ustadz, masih sangat kacau
    saya baru belajar beberapa minggu, mohon petunjuknya…

    oia,
    saya lebih muda 4 tahun dari ustadz,
    jadi tolong, ukhti aja…
    dan,
    menurut saya, nama adalah doa
    ada pengharapan dari orang yang memberi nama
    kalo manggilnya salah ato ga lengkap
    ya ga jadi doa… apalagi kalo dilakukan dengan sengaja…
    jadi,
    nama saya shofiyyah, bukan opi ustadz mamad…

    buat akhi alien,
    saya doakan semoga penyakit cadelnya cepat sembuh,
    semoga juga diberi kemudahan dalam setiap urusan, amin…
    jangan keliru ya,
    khilafah, bukan khilapah !!!

    Pengumuman..pengumuman!
    Kita dilarang memanggil nama yg buruk.
    Berikut ini sy kutipkan pesan Allah SWT kpd kita semua utk bekal dlm pergaulan. Di QS. al-Hujurôt [49]: 11:
    “Hai orang-orang yang beriman janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain (karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olok) lebih baik dari mereka (yang mengolok-olok) dan jangan pula wanita-wanita (mengolok-olok) wanita-wanita lain (karena) boleh jadi wanita-wanita (yang diperolok-olokkan) lebih baik dari wanita (yang mengolok-olok) dan janganlah kamu mencela dirimu sendiri dan janganlah kamu panggil memanggil dengan gelar-gelar yang buruk. Seburuk-buruk panggilan ialah (panggilan) yang buruk sesudah iman dan barang siapa yang tidak bertobat, maka mereka itulah orang-orang yang dzalim.”

    Okey, jzkilh khoir.

  8. Bukannya negur mbak SHOFIYYAH, aku beneran g ngerti arti tulisan inggrismu itu. Apalagi yg arab itu. Coba Bang Sugi bisa terjemahin ga tulisan arab mbak SHOFIYYAH itu?🙂

    He..he..
    podo2 belajare.
    Sami mawon alias sama aja.

  9. aduh,
    yang ini lebay akhi…
    shofiyyah aja.
    tanya aja sama ustadz,
    kalo perlu, belajar bahasa arab sekalian tu sama ustadz,
    saya juga pengen belajar bahasa arab,
    tapi sama ustadzah…

  10. iya klo mo ngelink blog ana..

    oya, ijin juga ya klo mo ngelink punya antum..🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: