Istiqamah Makan Riba

Kita ini teramat istiqamah. Bagaimana tidak?

Angka pengangguran di Indonesia 2009 akan mencapai 3,5 juta orang. Bulan November 2008 saja sudah mencapai 26.488 orang yang di-PHK, 4.022 orang yang sudah dirumahkan, bulan Desember ada 23.284 orang akan PHK dan 18.891 orang dirumahkan, (Koran Tempo, 01/12/08).

Tapi kita masih saja istiqamah. Istiqamah dalam menjaga amanah. Amanah untuk melestarikan sistem warisan penjajah. Bahkan kita berdoa agar sabar dalam menjalaninya. Sudah banyak korban yang berjatuhan akibat sistem Kapitalisme ini. Sistem yang membolehkan apa yang tidak diperbolehkan oleh Islam, seperti transaksi ribawi. Tapi kita masih bilang bahwa itulah resiko Demokrasi yang kita nanti-nanti. Sistem yang kita perjuangkan sampai mati.

Adik saya bertanya; “Kak, kata Kakak makan riba itu tidak boleh. Tapi kenapa negara kita membiarkan riba tetap ada?”

Seandainya Anda jadi saya, apa jawaban yang pas untuk adik saya tersebut?

9 Tanggapan

  1. termasuk di dalamnya kenapa negara kita membiarkan: lokalisasi perjudian dan prostitusi, orang murtad, bursa saham, komunitas homo dan lesbi, .. karena negara kita adalah negara sekuler yg berideologi kapitalis.

  2. Tapi kenapa negara kita membiarkan riba tetap ada?” Jawab : bukannya membiarkan, tp negara ini telah berKURBAN, mgurbankan rakyatx dgn sistem yg bathil/rusak- yg menerobos batasan halal dan haram, shg penguasa adlah Pemaksa da rakyat adalah (obyek) yh harus dipaksa, tinggal kita skr bgmana menyikapi pemaksa yg dilakukan oleh penguasa/pemerintah, mo spt sapi yg dicocok hidungx ato mgadakan perlawanan-dgn syarat klo mo mlawan kudunya ngerti dulu sapa yg dilawan dan dgn apa harus dilawan, nah salah satuya biar tahu mestinya NGAJI dulu, dan tentunya mesti sabar.Nah setelah itu siapkanlah jd peluru ataupun anak panah pejuang Islam utk melawan kebathlan itu sendiri, so selamat jika anda sdh tahu harus segra kmn dan mlakuakn apa….bersegaral memenuhi seruan dan panggilan Allah

  3. Kita perlu sistem baru … sambil terus berjuang…istiqomah berjuang untuk mencapai yang lebih baik. Sabar ? ya …mestilah …apapun hasilnya kan harus sabar..:)

    Sulit mas jawab pertanyaan kayak gitu…langkah awal setidaknya kita tidak memakan riba yang sudah jelas seperti Bunga Bank…makan gaji buta (ini PNS biasanya)…mengambil yang bukan hak (korupsi atau mencuri). Ya … dari diri kita duloe… sambil menyampaikan pentingnya hal ini buat masyarakat.

  4. Adik saya bertanya; “Kak, kata Kakak makan riba itu tidak boleh. Tapi kenapa negara kita membiarkan riba tetap ada?”

    jawaban ke adek kecil ko ilmiah gitu… ya ga bakalan masuk… piye tho? Saran aja nih ya, bilang aja, “negara kita masih seneng mabok, makanya kita juga harus ngingetin negara (pemerintah) biar ndak terus – terusan mabok (MAkan riBa bOOOK) …”

  5. emang asik sih Mas yang namanya punya uang banyak itu😀
    apalgi gak perlu kerja😀
    tapi cuma didunia aja dan sementera.
    ya itulah kalau kita cuma nurutin nafsu aja. Makan terus tak mau berhenti akhirnya sakit deh, apalagi yang dimakan barang yang sudah busuk😀 hehehe
    Padahal kan kita makan harus diatur kan…
    kalau dirumah ada ibu mungkin yang atur makanan kita, kalau kita makan makanan yang tidak layak dimakan kita akan ditegur bahkan akan direbut makanan itu. Sebagai ibu tentunya tidak akan menyediakan itu, supaya anaknya tidak curi – curi..hehehe
    kalau masih disediakan ya, bakalan diambil karena kelihatannya enak, pasti pengen dicoba, meskipun dilarang. hehehe
    nah untuk Bank ribawi seharusnya sama, seharusnya riba yang memang dilarang oleh ALLAH harus dihilangkan, jangan disediakan. karena kalau disediakan akan dimanfaatkan, seperti makanan tadi..gitu dek..

  6. jawbn yg cocok :
    Makanya Adik ngaji, dan ajak teman2, ajak tetangga, ajak semua kaum muslim untuk mengubah sistem ini menjadi sistem yg Shohih Sesuai dengan Islam Only……………..

  7. Sebagai kaum mulimin tidak salah jika kita kembali pada AL-QUR’AN dan AS-SUNNAH, bagaimana menata system pemerintah dan peraturan2x dalam sebuah negara, yang sesuai dengan syari’at Islam, yaa setidaknya sudah di awali dengan ekonomi syaria’t, mungkin jg ada sektor lain perjuangan ruu pornografi dll. yaa… smoga beliu2x yang menempati pos2x strategis di lembaga legislatif MPR/DPRDI/DPRDII benar2x amanah, tentunya tidak luput dari dukungan saudara kaum muslimin semuanya…amin…

    ho oh..
    ho..oh..
    sepakat deh

  8. Jawabanya : soalnya yg ngelola negara ini g suka yang enak enak di Surga akhirat nanti, sukanya makan Fu Lus Hay dan Mu Lus Hay yang adanya cuma di Surga dunia🙂.

  9. he2…saya ga punya adek
    tapi, kalo keponakan saya yang nanya hal yang serupa
    saya akan jawab,

    begini anak sholeh,
    kalo aga punya isi puzzle yang bentuknya kotak2
    bisa ga dimasukin ke dalam wadah puzzle yang dasarnya bulet2 ??
    ga bisa kan ?!
    sama kaya larangan ga bole maem riba itu juga ga bisa dimasukin
    kalo dasar wadah puzzlenya bukan Islam
    karena larangan ga bole maem riba itu dari Islam sayang…
    nah, sekarang dasar wadah puzzlenya bukan Islam
    jadi, kalo aga mw riba itu dilarang
    ya aga harus bikin dasar wadah puzzlenya jadi Islam dulu
    gimana caranya ???
    caranya aga harus jadi anak yang sholeh
    anak yang sholeh itu bla bla bla…

    panjang,
    he2… karena kebetulan,
    keponakan saya itu demennya maen puzzle

    wah bisa dicoba neh
    jzkilh khoir buat jawabanx
    sapa lagi yg punya jawaban cerdas n mencerdaskan?
    he..he..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: