DEKLARASI JAKARTA

Masih ingat dengan Piagam Jakarta? Atau kenalkah kita dengan Deklarasi Jakarta?

”Enggak tahu?” Haa, masak seh. Dulu ga tahu sekarang lupa. Sama doong. Eh ga ding. Saya masih mending. Dulu tahu tapi sekarang ga hapal detailnya (al-Quran dan Hadits aja banyak yang belum hapal, kok ngapalin Deklarasi Jakarta..he2..he..). Saya juga baru tahu dengan detail ketika dapat filenya dari temen MUI. Nih saya beri. Gratis. Copy aja. Sebarin pada temen-temen ato mereka-mereka yang belum tahu. Isinya bagus kok. OK. Simak yaaa…

DEKLARASI JAKARTA

Setelah mencermati kondisi sosial dan moral bangsa yang masih sangat memprihatinkan seperti maraknya korupsi, pornografi, pornoaksi, Narkoba, perjudian, dan segala bentuk kemaksiatan dan kemungkaran, pendangkalan aqidah, pemurtadan, lemahnya penegakan hukum, hilangnya keteladanan, meningkatnya kemiskinan, dan pengangguran, serta rendahnya mutu pendidikan, maka dari hati yang paling tulus dan dimotivasi rasa tanggung jawab terhadap Allah Swt, umat dan bangsa, maka Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) IV menyatakan: ..

1. Bahwa Umat Islam sebagai khalifah Allah di muka bumi memiliki tanggung jawab (mas’uliyyah) untuk melakukan perbaikan terhadap kondisi umat dan bangsa Indonesia secara menyeluruh.

2. Bahwa umat Islam mempunyai kewajiban untuk menegakkan amar ma’ruf nahi munkar secara konsisten dalam rangka menegakkan kebajikan dan menghilangkan kemunkaran (iqâmatul mashâlih wal khairât wa izâlatul mafâsid wal munkarât) untuk membangun Indonesia yang bermartabat.

3. Bahwa umat Islam berkewajiban untuk membangun masyarakat yang beriman, bertaqwa, berakhlak mulia, cerdas, maju, dan terampil dalam wadah negara kesatuan Republik Indonesia yang adil dan makmur (baldatun thayyibatun wa rabbun ghafûr).

Untuk itu semua diperlukan langkah-langkah strategis sebagai berikut:

1. Membangun sistem pendidikan yang integrative dan tidak dikotomis antara agama dan umum dan antara aspek kognitif, afektif dan psikomotorik serta institusi pendidikan yang berkualitas, murah dan terjangkau.

2. Melakukan kegiatan dakwah secara terus menerus dan komprehensif baik secara individual (fardiyah) maupun kolektif (jama’iyyah) dengan memanfaatkan berbagai media seoptimal mungkin.

3. Membangun dan memperkuat ukhuwah Islamiyyah yang dapat mempersatukan seluruh potensi umat Islam sehingga menjadi satu kekuatan yang tangguh dan mampu menghadapi berbagai macam tantangan demi terwujudnya umat Islam yang khaira ummah, ummatan wasathan, dan rahmatan lil ‘âlamîn.

4. Membangun jaringan informasi dan media yang profesional, sehat, bermoral, dan mendidik agar mampu menciptakan suasana kehidupan yang sejuk, damai, kreatif dan inovatif serta diridlai Allah Swt.

5. Membangun kekuatan ekonomi umat yang dapat meningkatkan kesejahteraan bersama secara adil dan merata sesuai dengan prinsip-prinsip syariah.

6. Membangun kekuatan politik umat Islam yang bermoral, jujur, bersih dan amanah untuk menegakkan keadilan dan kebenaran demi terwujudnya tatanan masyarakat madani.

Dalam rangka mewujudkan Iangkah-langkah tersebut Kongres Umat Islam Indonesia IV merekomendasikan:

1. Menjadikan syariat Islam sebagai solusi dalam mengatasi berbagai macam problematika bangsa. Dan mendesak pemerintah pusat dan daerah untuk mempercepat pelaksanaan syariah Islam di Nanggroe Aceh Darussalam.

2. Segera ditetapkan Peraturan Pemerintah tentang pendidikan Agama dan realisasi alokasi anggaran pendidikan sesuai dengan amanat Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional nomor 20 tahun 2003.

3. Agar MUI menjadi payung pemersatu Umat Islam dan mengkoordinasikan seluruh potensi dan lembaga dalam membangun ukhuwah Islamiyah.

4. Mendesak DPR dan Pemerintah agar segera membahas dan mengesahkan RUU Pornoaksi dan Pornografi.

5. Mendesak pemerintah untuk memberlakukan dual economic system; konvensional dan syariah sebagai sistem ekonomi nasional.

6. Mendesak pemerintah untuk merevisi KUHP dengan memasukkan pasal-pasal yang menyangkut perbuatan yang dilarang oleh syariat Islam.

7. Mendesak pemerintah untuk menindak tegas segala bentuk pelanggaran hukum, seperti korupsi (risywah), eksploitasi sumberdaya alam/pengrusakan lingkungan dan illegal loging.

8. Mendesak pemerintah untuk mendukung pembebasan Masjidil Aqsha dari cengkeraman kaum zionis dan mendukung perjuangan kemerdekaan bangsa dan negara Palestina.

9. Menolak stigmatisasi terorisme terhadap umat Islam yang dilakukan oleh konspirasi global.

10. Mendesak Pemerintah agar bersungguh-sungguh dalam memberikan perlindungan tenaga kerja luar negeri, dan membuka lapangan kerja seluas-luasnya di dalam negeri.

11. Mendorong pemerintah agar mengambil prakarsa aktif dalam memperkuat solidaritas Asia Afrika dan memperjuangkan tatanan dunia yang lebih adil dan bermartabat.

12. Mengamanatkan kepada MUI untuk membentuk Badan Pekerja Kongres yang bertugas untuk memantau dan mengevaluasi pelaksanaan hasil-hasil keputusan Kongres Umat Islam Indonesia

13. Meminta kepada pemerintah untuk menyelesaikan masalah Ambalat secara damai atas dasar ukhuwah Islamiyah.

14. Mengajak kepada seluruh komponen umat untuk melakukan muhasabah (introspeksi) sehubungan dengan berbagai krisis dan musibah yang menimpa bangsa Indonesia dengan mendekatkan diri kepada Allah (taqarrub ilallâh) dan kembali ke jalan yang diridloi Allah swt.

Jakarta, 21 April 2005

TIM PERUMUS

1. Prof. DR. H. Umar Shihab (Ketua)

2. Drs. H. Zainut Tauhid Sa’adi (Sekretaris)

3. Drs. H. Nazri Adlani (Anggota)

4. Drs. H. Amidhan (Anggota)

5. K.H. Ma’ruf Amin (Anggota)

6. Drs. Abd. Mukti, MA (Anggota)

7. Dra. Bariroh Us. Ch, MM (Anggota)

8. Dra. Hj. Nurdiati Akma (Anggota)

9. KH. A. Tijani (Anggota)

10.DR. Qomari Anwar, MA (Anggota)

11. Prof. DR. A. Rahim Yunus (Anggota)

12. DR. H. Didin Hafiduddin (Anggota)

13. DR. H. Idris Abd. Somad (Anggota)

14.Drs. H. Toha AR (Anggota)

15. Fauzan Al-Anshori


3 Tanggapan

  1. udah pernah denger sih, tapi detailnya baru sekarang lihat

  2. sepakat ma bocah kureng. trus gimana carax biar byk yg tahu ato bahkan familiar ya?

  3. Mari Para Kuai secepatnya kita mulai revolusi ke arah yangseslalu sesuai kaidah syar’i. Gak pakai lama.Sebelum adzab Allah bertambah besar lagi, yuk kita segera berubah. Satukan umat, minimalkan beda pendapat, tegakkan stariat! Allahuakbar!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: